Minggu, 21 April 2019

Keluyuran di Raja Ampat

Hai sobat traveler..Siapa sih yang gak kenal salah satu tempat wisata terkeren di Indonesia ini? yupp Raja Ampat. cantik dan penuh pesona. 
awal perjalananku ke pulau kecil di Papua barat ini dalam rangka program pengadian yang aku ikuti dari Kementrian kemaritiman Repulik Indonesia pada bulan oktober 2017 lalu. 

Perjalananku dimulai dari kota makassar, melakukan perjalanan ke kota sorong dan mendarat di bandara  domine edward osok. 
dari bandara, kita akan menuju kepelabuhan rakyat (bilang aja ke abangnya mau sewa mobil ke pelauhan rakyat) nanti bakalan ditunjukin kok mobil yang mengarah kepelabuhan. ohh iya gaes jangan lupa untuk negosiasi harga terlebih dahulu ya kalo kalian gak punya kenalan disini. bisa-bisa bakalan kaget sendiri kalo harganya kemahalan. kalo bisa naik taxi kuning aja (sebutan angkutan umum masyarakat sana) biar lebih murah.

nah dari pelauhan kalian tinggal naik kapal feri menuju ke kabupaten kota Raja Ampat, waisai. kalo gak salah kemarin aku naik kapal cepat. harganya itu Rp.125.000 
perjalanan dari sorong ke Waisai membutuhkan waktu kurang lebih 3 jam dengan kapal feri. 

setelah tiba di pelabuhan Raja Ampat, aku beserta tim (karena ini ekspedisi aku kesana bareng beberapa teman dari daerah lain) kita carter mobil bak terbuka menuju rumah jabatan bupati Raja Ampat. karena disini  gak ada kendaran umum ya gaes jadi harus nyarter mobil gitu deh. 
kami langsung diarahkan kerumah bapak haji said malam itu juga. 
sebenernya sih rejeki nomplok kamib isa diarahkan kerumah beliau. soalnya bapak ajinya baik banget plus rumahnya sangat amat nyaman buat ditempati. 
kalo kalian tujuannya hanya untuk melancong, disini juga banyak hotel atau penginapan kok.    

kami mengabdi kurang lebih 15 hari di Raja ampat. membuat beberapa program kerja yang tentu saja dapat bermanfaat untuk masyarakat disana. 

ini saat kami mengajar di TK 



donasi untuk anak-anak papua

kelas sore


peresmian Taman baca masyarakat
Nah..setelah benar-benar fokus untuk program pengabdian tersebut, barulah sisanya kami bisa bersenang-senang mengunjungi beberapa tempat wisata yang ada di raja ampat.
 1. Teluk Mayalibit
jika sobat traveler pengen kesini, dari waisai jaraknya lumayan jauh dari kota kabupaten Raja Ampat. membutuhkan waktu kurang lebih 4 jam perjalanan pulang-pergi. mayalibit merupakan salah satu distrik di waigeo. keindahan teluk mayaliit serta airnya yang jernih bakalan membuat soat traveler serasa tak ingin pulang dari tempat ini. 

2. Piaynemo


Salah satu ikon dari Raja Ampat yang paling sering dikunjungi oleh para pelancong yakni piaynemo. Gugusan pulau-pulau kecil dari karang yang ditumbuhi tanaman ini menjadikan piaynemo begitu eksotis terlihat dari ketinggian. Warna airnya yang hijau toursque akan membuat mata begitu dimanjakan.

3. Pasir Timbul


Pasir timbul atau yang biasa disebut gusung merupakan suatu daratan yang sering muncul di waktu-watu tertentu khususnya saat air laut surut. Pasir timbul menjadi salah satu pilihan destinasi wisata yang juga wajib unyuk dikunjungi .

4. Arborek 


Jika mengunjungi Raja Ampat kurang afdol rasanya jika anda tidak berkunjung ke pulau Arborek. Saya berkunjung ke Arborek dan langsung jatuh cinta dengan keindahan alam bawah lautnya. Karang-karang yang indah serta berbagai jenis ikan bisa kita saksikan walau hanya dari atas dermaga ini. 

Jumat, 03 Mei 2013

aku ,vas bunga rotan coklat dan bunga Edelweiss ku.

Kau menyebut dirimu bunga Edelweiss,
Awalnya aku seorang pendaki,
dalam perjalananku menuju puncak gunung Bawakaraeng aku melihatmu dari jauh,
namun tak pernah ada niat untuk memetikmu,
karena selain tempatmu tumbuh terlalu jauh dari tempatku berpijak saat itu,
aku juga berfikir akan kuletakkan dimana nanti jika kuakhiri petualanganku dan telah tiba di peraduanku,

Akhirnya akupun berlalu tanpa sedikitpun menoleh padamu,
setelah kumelangkahkan kakiku untuk segera pulang,
dikaki gunung Bawakaraeng kudapati seorang anak lelaki kecil penjual bunga Edelweiss,
Ia berlari kearahku,seolah-olah telah lama kenal denganku,
akupun menunggu kakinya berhenti tepat didepanku,
Ia memberiku sekuntum bunga Edelweiss sambil tersenyum dengan mimik muka yang amat sangat sayang untuk ditolak,
dengan rasa kasihan,kuraih Edelweiss dari tangan mungilnya,
belum juga kutanyakan namanya, dan memberinya sedikit uang sebagai pengganti bunganya,Ia segera berlari menjauh dariku
kupanggilnya sambil menunjukkan uang untuknya, namun Ia hanya tersenyum dengan penuh rasa puas,
sembari berkata " dia tak memerlukan uangmu Nona, dia hanya butuh kau tersenyum indah karena kehadirannya",
Aku tersentak dan kemudian tertegun sambil menikmati jejak kaki yang ditinggalkan anak lelaki kecil tadi,
dia hanya menginginkan senyumku?????
kutatap sekuntum bunga Edelweiss itu dengan penuh tanda tanya,darimanakah gerangan bunga ini?
mungkinkah dia bunga yang sama yang kulihat di puncak gunung kemarin?
akhirnya kubungkus tanyaku dalam hati seraya mengingat pesan si lelaki kecil tadi,
memberinya senyum terindahku,
senyum penuh rasa puas karena telah mendapatkan anugerah tanpa harus meraihnya dengan susah payah,
sejak saat itu,
Bunga Edelweiss ku selalu menemaniku kemanapun aku berada,
dia mendapat tempat khusus dalam kamarku,
ada Vas bunga yang trbuat dari rotan warna coklat yang sudah sangat usang buatan ayahku dulu,
aku menyandingkannya dengan buatan ayahku karena aku tahu bahwa vas bunga rotan coklat dan Edelweiss adalah lambang kesetiaan untukku,
dia akan betah tanpa harus kurawat tiap hari,
tanpa butuh kusiram dengan air,
jangan pernah beranjak jauh Edelweiss ku,
tetaplah disitu,,
bersama kenangan indahku,
karena aku ,vas bunga rotan coklat dan kamu adalah bukti kesederhanaan rasa yang akan abadi..

#teruntukmu Bunga Edelweiss ku, akan ada tempat khusus untukmu di hatiku

AKU RANTING KECIL YANG PATAH UNTUKMU


Aku mungkin bukan bunga yang terindah untukmu, sungguh tak pernah bermimpi untuk jadi bunga terindahmu,
karena aku bukan apa - apa,
Aku mungkin bukan pelangi yang indah dilangitmu setelah hujan  turun, sungguh tak pernah berharap menjadi pelangi untukmu,
karena masih aku bukan apa - apa,
Aku juga mungkin bukan seorang bidadari dari kayangan untukmu, karena sungguh terlalu naif untukku jika berkhayal jadi bidadarimu,
karena aku bukan siapa - siapa.
aku hanya ingin jadi ranting kecil yang patah di dalam hutan, yang bisa selalu setia berada di tanganmu jika kau punguti aku di antara semak belukar yang tanpa sengaja menghalangi jalanmu,
pungutlah aku,
aku rela kau jadikan kayu yang harus kau bakar sekalipun untuk sedikit menghangatkan tubuhmu dalam perjalanan kesendirianmu,
bahkan aku rela hangus sampai menjadi arang dan akhirnya menjadi abu, dan asap dari tubuhku mampu disaksikan oleh dunia bahwa aku akan ada sampai semua bagian dari tubuhku punah dan hancur untukmu.
akan kurayu embun di dedaunan, agar tak muncul dahulu, sebelum asap ku hilang di terpa angin, agar kau tahu bahwa aku pun menghilang karenamu,
akan kurayu matahari agar tak muncul dahulu, biar kau lama merasakan kehangatan yang kuberikan,walaupun itu tak akan lama,
karena aku tak punya sifat kekal, sayang
aku tak bisa merayu Tuhan untuk meneteskan kekekalanNYA padaku,
aku hanya ranting kecil yang patah,
yang bukan apa - apa ,
bukan siapa - siapa,
namun yang pasti aku menyayangimu lebih dari sayangnya pohon besar yang jadi tempat bernaungmu
karena dia tak rela hilang karenamu..
dia hanya mampu melihatmu, tanpa bisa kau punguti,
dan menempel ditanganmu,
dia tak mungkin mau membakar dirinya untuk jadi asap demi menghangatkanmu,
aku hanya ranting kecil yang patah untukmu

SAYA, TUHANKU DAN BILANGAN BINER


saya tertarik membahas hubunganku dengan Zat yang kupanggil dengan sebutan TUHAN dalam sebuah sistem bilangan yang dikenal dengan Bilangan Biner.
sebelumnya ijinkan saya menjelaskan mengenai Pengertian Bilangan Biner terlebih dahulu.Bilangan Biner atau binary atau binary digit (dapat disingkat menajdi bit) adalah salah satu jenis dari sistem bilangan yang ada. Bilangan Biner terdiri dari angka 0 dan 1. 
Bilangan Biner umum digunakan pada dunia komputasi. Komputer menggunakan Bilangan Biner agar bisa saling berkomunikasi antar komponen (hardware) maupun antar sesama komputer. Karena komputer hanya menggunakan bahasa mesin, yaitu apabila komputer mendapatkan sinyal listrik atau tegangan listrik (Volt), berarti bernilai 1. Apabila komputer tidak mendapatkan sinyal listrik atau tegangan listrik, berarti bernilai 0.

Bilangan Biner juga digunakan untuk berkomunikasi antar sesama komputer dalam suatu jaringan. Karena komputer hanya mengerti Bilangan Biner, maka komputer menstransmisikan sinyal-sinyal listrik ke perangkat jaringan untuk bisa berkomunikasi satu sama lain. Bilangan Biner sangat penting dalam menyusun suatu jaringan komputer. Untuk menyusun suatu IP Address, Bilangan Biner sangatlah diperlukan.
sekarang mari kita kembali ke hubunganku dengan TUHAN,
saya menyederhanakan penggambaran hubungan kami dengan hal yang sangat sederhana,
karena bagiku hubungan dalam kesederhanaan itu adalah hubungan yang dahsyat.
Bilangan Biner hanya mengenal dua angka yaitu 0 dan 1, diantara banyak bilangan ternyata hanya ada dua bilangan yang terpilih,
itulah sisi uniknya menurutku,seunik hubungan kami.
Diantara banyak ornamen di dunia ini maka yang aku pilih dalam tulisan ini hanya saya dan TUHAN.
sangat privacy...
saya adalah angka 0
dan TUHAN ku adalah angka 1,
jika saya tanpa TUHAN maka saya bukanlah apa-apa, tak berarti apa-apa, hanya sebuah angka 0 yang berarti kosong tak terisi sama sekali.
Namun jangan salah, jika saya bersama TUHAN ku, maka saya tak hanya sebagai angka 0 semata karena saya dan TUHAN = 0 + 1 = 1
angka 1 sudah tak berarti kosong kan?
angka satu berarti ada,
sama dengan bilangan biner dalam dunia komputasi, jika menunjukkan angka 1 berarti komputer mendapatkan sinyal listrik,
itulah yang kurasakan, kehadiran TUHAN bagiku adalah sinyal, sinyal yang lebih kuat dari sinyal listrik.
sinyal itu adalah power buatku, kekuatan yang maha besar, jika mampu kumaksimalkan maka dunia serasa berada dalam genggaman.
kita terbiasa menggunakan akal fikiran kita untuk hal-hal yang rumit,bahkan hubungan dengan TUHAN pun seakan - akan hal yang sangat rumit buat sebagian orang, padahal jika kita mau menyederhanakannya maka akan sangat sederhanalah jadinya.
semua makhluk ciptaaan TUHAN pun bisa disederhanakan dalam angka,
saya mengibaratkan kalian adalah sederetan angka, tiap kita punya angka sebagai nama, terserah mau angka berapa saja,
angka kalian adalah variable yang kalian dapat dari TUHAN,
misalkan angka ANDA adalah 2 , angka 2 berasal dari 1 + 1 berarti dalam angka ANDA akan selalu ada angka TUHAN yaitu 1,
selanjutnya untuk angka 3, angka 3 berasal dari 2 + 1 sama juga dengan 1 + 1 + 1, masih juga ada angka 1, dan masih juga ada TUHAN disana.
begitu seterusnya, berapapun angka ANDA maka disitu akan terletak angka TUHAN.
dari uraian tentang angka ini, saya hanya ingin mempertegas bahwa ANDA tak bisa lepas dari ZAT yang kalian panggil TUHAN itu.
berapapun ANDA, siapapun ANDA, TUHAN akan selalu ada untuk kita.
karena kita punya ZAT yang berasal dari DIA. Nah tugas kitalah mencari angka 1 dalam diri, mencari ZAT itu, mencari sesuatu yang telah dititipkan TUHAN untuk kita sebelum kita mendunia.
bukankah tujuan kita mendunia hanya untuk mencari angka 1 itu ?
bukankah dunia beserta isinya, dan semua cerita didalamnya hanyalah senda gurau belaka kata TUHAN ?
semua hanya ornamen pemanis kehidupan, yang terkadang mengaburkan tujuan kita sebenarnya.
DIA menciptakan dunia lengkap dengan isinya untuk menguji kita, seberapa teguh kita mempertahankan jalan kita menuju tujuan utama kita mendunia.
sungguh MAHA KUASA TUHAN atas segala yang diciptakanNYA.
bahagia rasanya menceritakan hubungan kami dalam angka sesederhana bilangan BINER,

Selasa, 05 Maret 2013

Sekilas Pertemuanku dengan Sang Legendaris "Herman Lantang"

   2 Februari 2013 lalu, pertama kali saya mengenal sosok Herman lantang dalam sebuah pelantikan organisasi pemerhati lingkungan "Garuda Nusantara" yang di ketuai oleh Bunda Ully Sigar Rusady. sosoknya yang tak lagi muda namun masih terlihat kekar dengan sepasang tongkat yang menopang tubuhnya. masih lihai dalam berbicara dengan semangatnya yang masih bergejolak menjelaskan riwayat hidupnya. Opa, begitulah kami memanggilnya, adalah lulusan mahasiswa jurusan antropologi di FSUI. Dia juga salah satu pendiri Mapala (Mahasiswa Pecinta Alam) UI dan pernah mengetuai organisasi itu pada periode '72—'74. Bersama sahabatnya,Soe Hoe Gie dia juga menjadi inspirator gerakan demo long march mahasiswa UI untuk menggulingkan pemerintahan Soekarno pasca G 30 S dan semasa Tritura.
  
  Opa Herman Lantang memang salah satu tokoh faforit yang selalu saya banggakan. memang saya baru bertemu dengan beliau baru-baru ini, namun saya lebih dulu mengenalnya lewat tulisan-tulisannya yang tak pernah lepas dari Gie-Mapala dan semeru. Sampai sebelum film biografi "GIE" muncul di layar perak, tak banyak orang yang menggubris kehadiran tokoh yang satu ini, kecuali, lagi - lagi, komunitas pencinta alam, yang sangat mengagungkan sikapnya yang tetap rendah hati.
  
   Sebenarnya, pria tua yang kini lebih banyak menghabiskan sisa hidupnya di rumah, dilahirkan di sudut kota kecil Tomohon, sebuah kota administrasi di propinsi Sulawesi Utara, 67 tahun silam. Dalam buku baptisnya ia diberi nama: Herman Onesimus Lantang. Kegemarannya terhadap alam pun mulai timbul ketika ayahnya yang saat itu berprofesi sebagai tentara sering mengajaknya keluar - masuk hutan di kawasan Tomohon untuk berburu. Dari situ, lambat laut, kecintaannya terhadap hutan yang sarat aroma sarasah dan petualangan timbul.

   "perkenalkan ini mukhrim gue"  begitulah opa memperkenalkan istrinya tercinta, oma joyce, begitu sapaan akrabnya. "kemanapun gue pergi mukhrim gue selalu setia nemenin gue".tuturnya dengan terus memandangi wajah cantik oma joyce yang sejak tadi tersenyum manis melihat tingkah suaminya yang sangat mengagumi istrinya. Menularkan kecintaan pada gunung dilakukan Herman sejak awal kepada istrinya, Joyce Moningka, dan dua anak mereka, Erol Lantang dan Cernan Lantang. Langkah pertama adalah pada sang istri yang bukan ”anak gunung”, karena paling banter piknik ke kawasan pegunungan. Awalnya, Herman membawa mereka ke lembah Mandalawangi - Pangrango.

 "Gue kawin telat. Usia gue waktu itu 41 tahun sedangkan istri saya 29 tahun. Beda usia kami jauh sekali, tapi kami sangat mesra sampai sekarang karena ya itu tadi, sering jalan - jalan ke gunung."tuturnya.






  opa sangat bersemangat dalam menceritakan pengalaman hidupnya kepada kami. setiap kata yang terlontar dari mulutnya seakan meresap masuk kedalam otakku, disana kata-kata itu berputar-putar, dan saya seakan berada dimasa dimana dia mengalami hal yang sedang dia ceritakan. cerita yang benar-benar hidup.  sungguh sosok inspiratif menurutku. opa juga tak henti-hentinya menceritakan tentang sahabat karibnya"Gie". dengan menunjuk setiap foto yang terpampang dalam slide..........
*bersambung dulu yah :)

Gunung Bukan Tempat sampah!

    Mendaki gunung memang kegiatan yang sangat menyenangkan bagi sebagian kalangan yang hoby melakukan petualangan di alam bebas. banyak hal yang bisa kita dapatkan dengan kembali ke alam bebas, salah satunya terbebas dari hiruk pikuk kota metropolitan yang semakin tidak bersahabat. mulai dari pencemaran udara yang sudah tak terkendali, kesibukan selama bekerja, serta hal lain yang membuat kita gerah menghadapi gerlapnya kehidupan kota. namun dengan sedikit refresing dengan melakukan pendakian kita seakan kembali bersemangat menghadapi kehidupan secara normal. udara yang masih bersih dan pemandangan alam yang luar biasa dapat menghilangkan stres dan beban pikiran yang menghantui kita
    Namun saya merasa sangat miris dengan keadaan gunung sekarang ini. sampah ada dimana-mana. dan tentunya yang melakukan itu semua adalah kita yang mengaku diri adalah seorang PENCINTA ALAM DAN LINGKUNGAN. dimana sebenarnya letak kecintaan kita? ketika melihat gunung dan hutan dalam keadaan yang kotor dan kita seakan membiarkan hal itu terjadi. sampah plastik dimana-mana. mulai dari kaleng bekas minuman, kaleng bekas makanan instan, plastik mie instan, pembungkus permen, dan bahkan puntung rokok ada dimana-mana. bukan hanya sekali pendakian saya merasa sangat prihatin, bukan cuma satu gunung yang kondisinya seperti itu namun setiap kali mendaki di gunung yang berbeda saya menyaksikan pemandangan yang kurang menyenangkan. kemanakah kode etik kita? harusnya di gununglah teori kecintaan kita di aplikasikan dengan kesadaran diri sendiri untuk tidak lagi membuamg sampah sembarangan dan kalau perlu sampah itu kita bawa kembali kerumah.bukan malah di diamkan di situ, atau bahkan kita biasa membakarnya. bayangkan saja jika kita membakar sampah itu maka yang terjadi adalah pencemaran udara dan akibat yang terfatal ialah bisa menyebabkan kebakaran hutan
   Siapa saja berhak mendaki gunung. entah itu kalian yang memang sudah dari golongan pencinta alam maupun yang hanya ikut-ikutan untuk mencicipi keindahannya. namun perlu di ingat bahwasanya Satu hal yang perlu kita garis bawahi bahwa GUNUNG BUKANLAH TEMPAT SAMPAH! yah..gunung memang bukan tempat sampah yang setelah kita nikmati, telanjangi dan cicipi keindahan serta keelokannya lalu mengotorinya begitu saja.kepribadian sesungguhnya terbentuk ketika kita telah berada di alam bebas. berbuat baiklah terhadap alam maka alam akan baik terhadapmu. Laladt Mdpl
   

Tissue..Perusak Hutan!

Tissue, merusak hutan dunia! Tahukah Anda dengan Tisuue? Ya, benda yang sangat umum dan sering di gunakan oleh hampir manusia di dunia. Biasanya di gunakan untuk membersihkan tangan, membersihkan barang, membasuh muka dll. Tetapi tahukah Anda bahwa tissue juga bisa berbahaya untuk kita dan dunia kita?


www.belantaraindonesia.org

Bisa dikatakan penggunaan tissue dalam kehidupan sehari - hari memang terhitung praktis. Tetapi pernahkah terlintas di pikiran kita bagaimana asal muasal tissue sampai bisa digunakan oleh kita sehari - hari?

Tissue mulai dibuat sekitar tahun 1880 - an  dari bahan baku kulit kayu yang dijadikan pulp ( bubur kertas ) dan sampai sekarang pun bahan baku dalam pembuatan  tissue masih menggunakan kayu. Kayu yang didapat pastinya dari hasil penebangan pohon - pohon di hutan. Biasanya tissue di Indonesia menggunakan bahan baku dari pohon

Sadarkah kita bahwa penggunaan tissue yang berlebihan ikut mendukung kerusakan hutan? Dimisalkan saja Anda menggunakan 10 sheet tissue dalam sehari dari pemakaian untuk membersihkan tangan, mulut,  atau pun hidung disaat sedang flu.

Apalagi saat sedang flu yang biasanya memerlukan banyak persediaan tissue. Dalam 1 pack tissue terdapat 20 sheet, dan ternyata dari 1 pohon berumur 6 tahun hanya bisa menghasilkan 2 pack tissue saja, 40 sheet lah jadinya. berarti dalam 4 hari saja kita sudah menghabiskan 1 pohon.

www.belantaraindonesia.org

Padahal dari satu pohon itu bisa menghidupkan sekitar 3 orang. Bayangkan berapa jumlah orang disekitar anda yang menggunakan tissue setiap harinya. Pasti sangat banyak. Sampai saat ini pun Indonesia sudah kehilangan sekitar 72% hutan aslinya dan semakin haripun kerusakan hutan masih tetap berlanjut.

Penggunaan tissue dapat kita minimalisir dengan beralih menggunakan sapu tangan atau handuk. Memang penggunaannya tidak sepraktis memakai tissue yang sekali pakai bisa langsung di buang, sapu tangan harus dicuci agar dapat digunakan kembali.

Tetapi lihat saja manfaat penggunaan sapu tangan selain mengurangi kerusakan hutan, kita juga membantu mengurangi penumpukan sampah. Jika dilihat dari segi produksinya, menghemat penggunaan tissue dapat mengurangi pemborosan energi dan air saat proses produksi.

Belum lagi dampak negatif lainnya dari segi kesehatan yakni dari penggunaan tissue yang berlebihan. Kita kerap menggunakannya untuk mengambil atau membungkus makanan, misalnya gorengan, untuk menghindari tangan kotor atau menyerap minyak yang berlebihan pada makanan tersebut. Padahal, zat kimia yang terkandung dalam kertas tissue, kata Sapto Nugroho Hadi, dari Departemen Biokimia IPB, dapat bermigrasi ke makanan.

Zat ini disebut pemutih klor yang memang ditambahkan dalam pembuatan kertas tissue agar terlihat lebih putih dan bersih. Zat ini bersifat karsinogenetik ( pemicu kanker ). Hal yang sama juga terjadi pada kertas yang lain, entah kertas koran atau majalah, yang sering dipakai untuk membungkus makanan.

Kertas - kertas ini mengandung timbal ( Pb ) yang bisa berpindah kemakanan karena panas makanan.Timbal yang masuk ketubuh akan meracuni tubuh dan menyebabkan beragam gangguan, dari kondisi pucat sampai lumpuh.

Dengan mengetahui berbagai plus minus penggunaan tissue kami mengajak Anda semua untuk mengurangi penggunaan tissue dan mulai beralih menggunakan saputangan sejak detik ini. Semua berawal dari sesuatu yang sederhana untuk hutan kita, sebab hutan adalah titipan Sang Pencipta untuk cucu - cucu kita nantinya. Sayangi bumi ini, selamatkan hutan kita