awal perjalananku ke pulau kecil di Papua barat ini dalam rangka program pengadian yang aku ikuti dari Kementrian kemaritiman Repulik Indonesia pada bulan oktober 2017 lalu.
Perjalananku dimulai dari kota makassar, melakukan perjalanan ke kota sorong dan mendarat di bandara domine edward osok.
dari bandara, kita akan menuju kepelabuhan rakyat (bilang aja ke abangnya mau sewa mobil ke pelauhan rakyat) nanti bakalan ditunjukin kok mobil yang mengarah kepelabuhan. ohh iya gaes jangan lupa untuk negosiasi harga terlebih dahulu ya kalo kalian gak punya kenalan disini. bisa-bisa bakalan kaget sendiri kalo harganya kemahalan. kalo bisa naik taxi kuning aja (sebutan angkutan umum masyarakat sana) biar lebih murah.
nah dari pelauhan kalian tinggal naik kapal feri menuju ke kabupaten kota Raja Ampat, waisai. kalo gak salah kemarin aku naik kapal cepat. harganya itu Rp.125.000
perjalanan dari sorong ke Waisai membutuhkan waktu kurang lebih 3 jam dengan kapal feri.
setelah tiba di pelabuhan Raja Ampat, aku beserta tim (karena ini ekspedisi aku kesana bareng beberapa teman dari daerah lain) kita carter mobil bak terbuka menuju rumah jabatan bupati Raja Ampat. karena disini gak ada kendaran umum ya gaes jadi harus nyarter mobil gitu deh.
kami langsung diarahkan kerumah bapak haji said malam itu juga.
sebenernya sih rejeki nomplok kamib isa diarahkan kerumah beliau. soalnya bapak ajinya baik banget plus rumahnya sangat amat nyaman buat ditempati.
kalo kalian tujuannya hanya untuk melancong, disini juga banyak hotel atau penginapan kok.
kami mengabdi kurang lebih 15 hari di Raja ampat. membuat beberapa program kerja yang tentu saja dapat bermanfaat untuk masyarakat disana.
ini saat kami mengajar di TK
donasi untuk anak-anak papua
kelas sore
peresmian Taman baca masyarakat
Nah..setelah benar-benar fokus untuk program pengabdian tersebut, barulah sisanya kami bisa bersenang-senang mengunjungi beberapa tempat wisata yang ada di raja ampat.
1. Teluk Mayalibit
jika sobat traveler pengen kesini, dari waisai jaraknya lumayan jauh dari kota kabupaten Raja Ampat. membutuhkan waktu kurang lebih 4 jam perjalanan pulang-pergi. mayalibit merupakan salah satu distrik di waigeo. keindahan teluk mayaliit serta airnya yang jernih bakalan membuat soat traveler serasa tak ingin pulang dari tempat ini.
2. Piaynemo
Salah satu ikon dari Raja Ampat yang paling sering dikunjungi oleh para pelancong yakni piaynemo. Gugusan pulau-pulau kecil dari karang yang ditumbuhi tanaman ini menjadikan piaynemo begitu eksotis terlihat dari ketinggian. Warna airnya yang hijau toursque akan membuat mata begitu dimanjakan.
3. Pasir Timbul
Pasir timbul atau yang biasa disebut gusung merupakan suatu daratan yang sering muncul di waktu-watu tertentu khususnya saat air laut surut. Pasir timbul menjadi salah satu pilihan destinasi wisata yang juga wajib unyuk dikunjungi .
4. Arborek
Jika mengunjungi Raja Ampat kurang afdol rasanya jika anda tidak berkunjung ke pulau Arborek. Saya berkunjung ke Arborek dan langsung jatuh cinta dengan keindahan alam bawah lautnya. Karang-karang yang indah serta berbagai jenis ikan bisa kita saksikan walau hanya dari atas dermaga ini.




